Komuni Tanpa Anggur?

Dalam Injil Yohanes 6:56, Yesus mengatakan: "Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia."

Dalam Perjamuan terakhir bersama murid-Nya, Yesus memberikan ROTI dan ANGGUR—sebagai "pengganti" Tubuh dan Darah-Nya—kepada murid-murid-Nya (bdk. Mat 26:26–28).

Jika demikian, mengapa dalam hampir setiap Perayaan Ekaristi yang diterima umat hanya ROTI/hosti saja? Mohon pencerahan ....

Dengan menyambut komuni,

Dengan menyambut komuni, kita mengalami persatuan yang nyata dengan Kristus. Kehadiran-Nya dialami oleh umat yang berhimpun merayakan ekaristi di dalam seluruh perayaan: melalui Sabda yang diwartakan, melalui Kidung yang dinyanyikan, melalui pribadi imam yang memimpin perayaan, juga di dalam umat yang berhimpun merayakannya.

Menyambut komuni dapat dilakukan dalam dua rupa, atau dalam satu rupa, hosti saja, atau anggur saja (KHK 925). Dalam perayaan-perayaan khusus atau dalam kelompok yang relatif kecil biasanya komuni dibagikan dalam 2 rupa (Stat RJ 97) karena kesempatan untuk itu dimungkinkan.

Menyambut dalam 1 rupa atau 2 rupa maknanya sama, menyambut Kristus, mengalami persatuan yang nyata bersama dan di dalam Kristus yang hadir.