Relasiku Dengan Yesus
Ketika seseorang mengidolakan tokoh, ia akan cenderung mengidentifikasikan dirinya dengan sang tokoh tersebut. Segala sesuatu tentang sang idola tak luput dari perhatiannya. Dalam kasus-kasus tertentu ia akan meniru-niru sang tokoh, bahkan menjadikan idolanya sebagai panutan.
Lalu bagaimana jika seseorang mengidolakan Yesus? Bisa saja, mengapa tidak. Jika ia ingin gondrong, silahkan. Ingin bergaya seperti Dia, monggo. Namun ketika seseorang mengatakan sangat dekat dengan Yesus bahkan akrab dengan-Nya. Benarkah demikian?
Gue Akrab dengan Yesus, Kata siapa? adalah sebuah buku yang menyajikan kisah-kisah nyata bagi mereka yang mengaku sangat dekat dengan-Nya. Bangga sebagai murid-Nya dan mengaku sangat mengenal gurunya. Sekali lagi, benarkah demikian? Jika dalam tindakannya bertentangan dengan ajaran Sang Guru.
Berbagai kisah dalam buku ini begitu menukik dalam antara lain, SMS dalam gereja, pulang sebelum berkat penutup, tentang toleransi, motivasi pelayanan, uang korupsi untuk amal, antara iman dan perbuatan, dendam kepada orang tua, kesaksian yang dipaksakan, mengorbankan keluarga demi suatu pelayanan, dan lain sebagainya. Kisah-kisah didalamnya laksana cermin, dimana kita bisa mengaca dan mematut diri dan sebagai dasar introspeksi untuk mengerti tenyata apa yang kita lakukan belum sesuai dengan apa yang diajarkan-Nya.
Buku ini tidak berusaha untuk menggurui atau mengajari kita, apalagi bagi mereka yang sudah merasa cukup pintar dalam hal agama. Tidak mengharuskan kita untuk ini dan itu. Buku ini hanya menceritakan dan menunjukkan. Mungkin ada kotoran di wajah kita, dan jika ada, itu urusan kita. Apakah kotoran itu akan kita bersihkan atau tidak tergantung kita sendiri. Jika kita cukup percaya diri dengan coreng moreng di wajah, silahkan. Namun jika kita merasa bahwa kotoran itu tidak pantas, silahkan dibersihkan. Sangat simpel dan praktis. Seseorang yang mudah tersinggung pun akan tergelitik membaca buku ini, karena ia tidak merasa di tuduh. Dan seandainya kita tidak melakukan apa yang dikisahkan dalam buku ini, bersyukurlah karena kabar baiknya adalah, kita layak dan boleh bangga untuk mengatakan Gue Akrab dengan Yesus.
Buku ini renyah dikunyah, enak disimak dan mudah dicerna. Bisa dinikmati dimana saja, dan kapan saja. Di rumah, di perjalanan, di kamar kecil, silahkan. Berisi permenungan ringan tanpa harus mengerutkan kening, dan menariknya setiap kisahnya bisa didiskusikan bahkan dibawa dalam permenungan pribadi ataupun kelompok di lingkungan dalam ibadat singkat.
Lalu buku ini diperuntukan bagi siapa? bagi siapa saja, rohaniwan boleh, aktifivis gereja dan awam juga boleh, bahkan penggemar teenlit ataupun pembaca komik juga boleh, karena selain menghibur, kisahnya begitu ringan seringan kapas namun penuh makna. Selamat mengkonsumsi. Jangan kuatir, buku ini non kolesterol koq! (px)
Buku ini bisa dipesan melalui:
http://www.obormedia.com/content/gue-akrab-dengan-yesus-%E2%80%93-kata-s...