Selalu Ada Jalan Keluar
MENJALANI kehidupan memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Terkadang hidup ini begitu baik namun kerapkali ia tidak begitu akrab dengan kita. Bagi mereka yang beriman, selalu ada tempat untuk berdoa dan mengadu, berserah diri dan bersujud.
Ketika Semua Jalan Telah Tertutup, karya Heri Kartono OSC merupakan kumpulan kisah nyata kesaksian iman yang sebagian besar pernah dimuat di Majalah HIDUP. Dalam buku inl disajikan kisah-kisah mereka yang memiliki iman teguh ketika menjalani kesulitan hidup mereka. Didalam setiap permasalahan yang tampaknya buntu, pasti akan ada jalan keluarnya. Hidup yang buntu Iaksana jalan yang tertutup dan tidak bisa dilalui lagi karena ada penghalang, dengan bantuan tangan Tuhan (dalam gambar tersebut tampak tangan dengan bekas luka paku pada telapaknya), bisa terlihat jalan keluar. Penghalang itu pun diangkatnya.
Apa yang ingin disampaikan buku ini adalah bahwa bagi mereka yang mempunyai iman yang teguh kepada Tuhannya, tidak ada jalan yang akan tertutup. Iman tidak hanya diwujudkan dalam doa tetapi juga dalam tindakan nyata. Ora et Labora, berdoa dan berupaya menjelaskan ini, karena Tuhan akan memberikan rahmat-Nya jika selain berdoa, kitapun mau berupaya.
Buku berisi empat belas kisah nyata kesaksian iman ini ditulis berdasarkan pertemuan dan interaksi antara penulis dan para pelaku kehidupan yang mampu menghadapi setiap tantangan kehidupan. Kisah-kisah ini sangat disayangkan jika terlewat begitu saja karena menurut penulis kisah-kisah itu bisa menjadi teladan dan inspirasi orang lain, dan mampu memotivasi dan memberikan kekuatan untuk berbuat serupa. Bukan hanya buahnya tapi perjuangannya.
Ketika Semua Jalan Telah Tertutup disajikan dengan bahasa sederhana dan mudah dicerna. Siapapun dapat memahami isinya dengan mudah dan dapat pula di-sharingkan dengan orang lain. (Panjikristo/Hidup 19 September 2010)
Pesan melalui
http://www.obormedia.com/content/ketika-semua-jalan-telah-tertutup