Siap Berbagi
Bagaikan roti yang diberkati,
dipecah lalu dibagi,
itulah hidup yang ekaristis:
diutus untuk berbagi.
Demikianlah petikan lagu “Mari Berbagi” yang merupakan tema Aksi Puasa Pembangunan (APP) Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) tahun 2011 karya Romo A.Susilo Wijoyo,Pr. Lirik lagu ini sangat cocok dengan spiritualitas yang ditawarkan Mgr. Ignatius Suharyo, Uskup Agung Jakarta, agar umat KAJ bisa menjadi seperti roti yang diberkati, dipecah, dan kemudian dibagi kepada sesama.
Dalam Surat Gembala Prapaskah 2011, Bapak Uskup menulis, jalan menuju kesempurnaan dan kemuliaan sebagai manusia ialah berbagi kehidupan, kalau perlu dengan berani menanggung risiko. Karena jati diri manusia dan kemuliaannya terletak dalam kerelaan untuk berbagi, seperti yang telah diteladani oleh Yesus ristus yang telah membagikan hidup-Nya bagi damai sejahtera manusia.
Menjadi Hosti yang Siap Dibagi pun memiliki spiritualitas yang sama dengan tema “Mari Berbagi” yang menjiwai pelayanan umat Kristiani. Buku ini merupakan kumpulan sharing pengalaman rohani seorang imam.
Dalam refleksinya, penulis mengatakan bahwa perjalanan imamatnya seperti perutusan Musa dan Harun di padang gurun. “Saya dipanggil oleh Allah untuk menggembalakan umat-Nya menuju Tanah Terjanji yang sesungguhnya, yaitu Surga”. Dalam penggembalaannya, ia juga menerima berbagai keluhan dari umatnya. Keluhan yang bertubi-tubi itu membuatnya lelah dan takut bahwa ia tidak mampu menjalankan panggilannya. Namun setelah berdoa di depan altar di gereja St. Petrus Primacy, ia seperti mendengar suara Yesus berkata kepadanya, “Pergilah dan bersemangatlah kembali untuk menggembalakan domba-domba-Ku. Jangan takut dengan orang yang mencari-cari kesalahanmu. Juga orang-orang Farisi yang selalu berusaha menjebak-Ku.”
Ada 29 kisah terdapat dalam buku ini yang ditulis dengan bahasa yang sederhana dan menarik, antara lain: Haruskah Aku Melintasi Padang Gurun, Sudahkah Aku Mengasihi, Selebriti Rohani? Ogah Ah!, Imam adalah Pena Tuhan, Menjadi Air Sejuk dan kisah-kisah lainnya.
Perjalanan imamatnya dikemas secara sederhana dan menyentuh, sehingga merupakan refleksi hidup rohani yang mampu menginspirasi pembaca untuk semakin bertumbuh di dalam iman dan panggilan hidup masing-masing.
Penulis adalah seorang rohaniawan yang hari demi hari berupaya menjadi "hosti yang siap dibagi" kepada sesama. Dan harapannya setelah membaca buku ini, kita pun semakin bertumbuh dalam iman dan mampu berkata "Aku bangga dengan imanku" dan siap berbagi kasih dengan sesama.
Berbagi, berbagi, berbagi dengan cinta kasih.
Berbagi, berbagi, mari kita berbagi.
Smbr: Kuasa Doa Oktober 2011
***
Judul Buku : Menjadi Hosti yang Siap Dibagi
Penulis : Felix Supranto, SS.CC
Penerbit : OBOR
Isi : 136 hlm
Buku ini bisa diperoleh melalui:
http://www.obormedia.com/?q=content/menjadi-hosti-yang-siap-dibagi